Rabu, 23 Agustus 2023

Di Jawa Tengah Yongla Patria kasih medali kejuaraan Kick Boxing di hadiri ribuan orang.


Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 78 , di Brebes Jawa Tengah di adakan Kejuaraan tarung bebas tingkat Nasional Kick Boxing MMA tgl 19 Agustus 2023 utk memperebutkan berbagai medali dari beberapa kelas baik kelas 48 Kg, kelas 57 kg, kelas 62 kg, kelas 70 kg dan di ikuti oleh atlet atlet proffesional tingkat nasional spt M Rizky Nurochman, Alin Angrianto, Badal Muhammad dll dll.

Dlm kejuaraan tarung bebas Kick Boxing MMA tsb di hadiri tokoh 2 antara lain Sekjend Kormi, beberapa Promotor Nasional Kickboxing MMA, ketua umum ormas,  dan sejumlah tokoh lainnya dan yg mengejutkan adalah hadirnya tokoh yg sdh pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia dgn meraih puluhan award internasional   Yongla Patria  wakili Forum Anak Bangsa Go Internasional di mana sbg Peraih puluhan Award Internasional Bung Yongla berjaket Cokelat di daulat utk memberikan medali kepada salah satu atlet pemenang kejuaraan tarung bebas tsb dlm rangka memotivasi para atlet utk meningkat dari tingkat nasional menuju Go Internasional.


Kejuaraan kick Boxing MMA  ini di hadiri oleh kurang lebih 5000 orang  dan sangat meriah.

Selain Peraih berbagai puluhan Award Internasional Yongla Patria yg juga pengamat Advokasi,Management dan Kebikakan Pulbik ini menyatakan jangan berhenti pada prestasi tingkat nasional tp terus menerus tancapkankan prestasi tingkat internasional...ayo Go Higher..Go Internasional dlm berprestasi..

Kibarkan Bendera Merah Putih seantero jagad catatkan sejarah bahwa anak bangsa Indonesia juga hebat ..hebat dan hebat tegas Yongla Patria yg pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif membidangi hubungan antar lembaga dan kebijakan publik strategis diIEBI di USA tsb.

Pengamat Seni dan Olahraga bung S Bensi mengatakan adalah wajar jika ada event nasional dlm bidang apapun mengundang dan mendatangkan tokoh2 anak bangsa yg sd go internasional terutama yg sdh mengharumkan bangsa Indonesia dgn memperoleh puluhan award internasional seperti Yongla Patria atau yg lainnya utk memberikan medali atau kata sambutan dalam event2 tsb dlm rangka menstempel aura internasional, walaupun mahal biaya nya mengundang tokoh Internasional tsb spt Yongla Patria atau yg lainnya sebaiknya hrs di lakukan hal ini juga utk menambah motivasi anak bangsa utk go internasional dlm Prestasinya.

Joe Bell Van Dezk pengamat interaksi sosial internasional menyatakan dgn kehadiran Yongla Patria  yg sdh pernah meraih puluhan award internasional membuat kejuaraan ini semakin ber aura internasional, tambahnya lagi dulu Picasso, Diego Rivera, Andy Warhol seniman Internasional Maestro sering di minta utk memberikan penghargaan , sambutan di berbagai event baik event seni, olah raga, politik, forum ekonomi, sosial dll...ini untuk membuat event tersebut semakin bergengsi dgn hadirnya tokoh tokoh internasional tsb, tegas Joe Bell Van Dezk .

             00000

Jumat, 21 Juli 2023

Prabowo ingin geser makam Diponegoro, karya JP Laa Manroe di hargai Rp 2,5 M

 


Heboh pindahkan makam Diponegoro ide Prabowo, karya JP Laa Manroe di hargai Rp 2,5 M,- 

--------------------------------------

Baru baru ini Heboh ide Menhankam Prabowo ingin memindahkan makam Pangeran Diponegoro dari makasar ke kampungnya dengan alasan  untuk  menghormati perjuangan para pahlawan akan pengorbanan dan perjuangannya maka bisa dilakukan dengan memindahkan makam pahlawan ke daerah asalnya,   

Namun ide Prabowo tersebut tidak diperlukan lagi menurut  R Hamzah Diponegoro Cucu generasi kelima Pangeran Diponegoro karena amanat Diponegoro yang minta di makamkan di Makasar.

Begitu juga  Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pemindahan makam Pangeran Diponegoro tidak perlu dilakukan. “  alasannya  masyarakat Makassar menghormati dan menghargai Pangeran Diponegoro.

 Polemik tentang pemindahan makam Pangeran Diponegoro tersebut berdampak lain utk Lukisan Karya JP Laa Manroe yg juga seorang tokoh muda yg melukis tentang Pangeran Diponegoro yang berjudul “ Prince Diponegoro”s Fight againt General De Cock”, dimana dalam lukisannya tsb menguak tabir sejarah  dengan memecahkan theory konspirasi politik yang terpendam selama +/- 2 Abad  sehingga Benny seorang pencinta seni, kolektor  yang juga suka mengamati perkembangan senirupa mengatakan, “ kalau saya yang memiliki lukisan Diponegoro karya JP Laa Manroe ini , maka saya akan buatkan Pameran nya dan saya akan Bandrol harganya Rp 2,5 M,- ( Dua setengah milyar rupiah ) karena JP Laa Manroe  telah berhasil menguak dan memecahkan Theory yang mengangkat harkat dan martabat Pengeran Diponegoro, demikan ungkap Benny S.

Ada apa dan apa  makna nya dlm lukisan yang berjudul  “ Prince Diponegoro”s Fight againt General De Cock” THN 2015 karya JP Laa Manroe yang berpendidikan S-3 & juga seorang pengamat advokasi dan kebijakan publik ini,    inilah makna dari lukisan tsb:

Judul lukisan :  Prince Diponegoro 's Fight Againt General De  Kock " (Perlawanan Pangeran Diponegoro thd Jend De Kock )  oleh JP Laa Manroe. Terlihat mematahkan Teory Konsep Lukisan Nicolaas Pieneman atas karya karya mereka yg bertemakan tertangkapnya Pangeran Diponegoro dgn mudah.

 Lukiisan Nicolaas Pieneman  thn 1857 ttg  Penangkapan Pangeran Diponegoro   dengan mudahnya di tangkap oleh Letjend Marcus de Kock thn 1830, kemudian  Raden Saleh terpengaruh oleh lukisan karya Nicolaas Pieneman thn 1835 yg berjudul penyerahan Pangeran Diponegoro kepada Jend De Kock dan mungkin Raden Saleh tertekan oleh Belanda sehingga melukis Pangeran Dipinegoro tanpa perlawanan waktu di tangkap. 

Pihak Belanda melalui karya seni memanfaatkan Raden Saleh  utk melegitimasi bahwa kondisi saat itu ttg Pangeran Diponegoro yg di lukis oleh Pieneman adalah benar...hanya di lukisan Raden Saleh tsb waktu di tangkap Diponegoro melotot tajam ke arah mata Jend de Cock yg menggambarkan marah & kecewa tapi tdk melakukan perlawanan.

Juga secara politis adalah tepat krn Raden Saleh adalah seorang keturunan bangsawan Tanah Jawa maka dgn dia melukis kembali tema tersebut  rakyat juga menjadi percaya bahwa Tema dgn mudahnya Pangeran Diponegoro di tangkap oleh Jend De Kock adalah benar2 terjadi.

Lukisan Nicolaas Pieneman ttg Penyerahan/ Penangkapan Pangeran Diponegoro lbh dulu daripada yg di Lukis oleh Raden Saleh.

Sangatlah di maklumi kenapa Nicolaas Pieneman melukis spt itu yg seakan akan Pangeran Diponegoro lemah, takut & tdk ada perlawanan hal itu membuat semakin lemahnya phsikologis rakyat atau pengikut Pangeran Diponegoro serta seakan akan Belanda sangat kuat & tidak bisa dilawan, kenapa ? Ya karena Nicolaas Pieneman adalah pelukis asal Belanda yg pastinya membela bangsanya dgn cara melukis spt itu.

Lukisan secara utuh by JP Laa Manroe

Di Lukisan karya JP Laa Manroe yang sudah mengharumkan nama Indonesia dengan telah memperoleh puluhan Award Internasional ini  terlihat mematahkan teori kedua pelukis senior sebelumnya tsb di mana dlm lukisan tsb terlihat Pangeran Diponegoro tdk mudah di tangkap bahkan mengadakan perlawanan terlebih dahulu dgn mengangkat keris saktinya mengarahkan ke dada Jend De Cock sedangkan Jend De Cock mengangkat pistolnya & menodongkan ke kepala Pangeran Diponegoro, akibat dari ketegangan kedua tokoh tsb maka para pengikut pangeran Diponegoro pun mengangkat kerisnya utk melakukan dukungan sedangkan tentara Belanda mengangkat Pedang keatas sbg bentuk siap siaga utk bertempur pula.

Dari lukisan ini terlihat JP Laa Manroe ingin mengatakan bahwa Pangeran Diponegoro tdk mudah menyerah, Beliau juga mempunyai sifat & bercharacter kuat serta berani, bukan seorang pecundang juga bukan seorang pengecut sehingga pasti terjadi ketegangan ketika Pangeran Diponegoro berhadapan dgn Letjend Marcus De kock.

Lihatlah tindakan heroik Pangeran Diponegoro yg mengarahkan kerisnya ke dada jend De Kock maka para pengikut pangeran Diponegoro pun ikut termotivasi mengangkat keris sbg bentuk dukungan kepada sang Pangeran.


Bayangkan kalau Nicolaas Pieneman melukis dgn tema perlawanan spt yg di konsep & lukis oleh JP Laa Manroe maka mungkin saat itu di abad 18 akan terjadi pergolakan di mana motivasi rakyat akan bangkit memberontak melawan Belanda krn melihat lukisan tsb, tp justru krn lukisan karya Nicolaas Pieneman dari Belanda dgn thema sebaliknya maka rakyat melemah & semakin takut kepada Belanda & Belanda semakin berkuasa di tanah Jawa.

ketika kami minta pendapat Joe Bel Van Dezk seorang pelukis dan juga kurator, dia berpendapat bahwa Lukisan JP Laa Manroe yg mengungkapkan konspirasi politik ttg Pangeran Diponegoro stlh dua abad ini sangat luar biasa dashyat punya kelas tersendiri dan bisa di kategorikan kelas Maestro, ide dan penemuan nya  Jenius, briliant ...saya kagum akan karya JP Laa Manroe..

Demikian juga pendapat datang dari Deki de Jong seniman kelas Internasional yg menyatakan lukisan karya JP Laa Manroe bernilai tinggi, berkelas dan  lukisannya bermakna filosophy yg dalam. 

Tambah Deki de Jong lagi , dengan lukisan ini yg mengungkap & menguak fakta sejarah politik seni budaya setelah dua abad terkunci, mengungkap konspirasi politik yg sdh dua abad terpendam dan akhirnya lukisan ini mampu mengangkat harkat, nama serta martabat Pangeran Diponegoro pahlawan bangsa Indonesia juga notabene mengangkat harkat, martabat dan nama bangsa Indonesia maka JP Laa Manroe layak di sebut Maestro dan bahkan harusnya JP Laa Manroe mendapat penghargaan kelas satu dari Pemerintah Indonesia.

Apakah lukisan ini berkaitan dgn Tahun politik Capres Cawapres utk 2024, menurut pengamat Sosial Politik & Budaya B Sinaga menyatakan lukisan ini  tdk ada kaitannya dgn Tahun politik utk 2024 tsb karena di sebutkan bahwa lukisan ini di buat jauh sebelumnya THN 2015, & ini murni karya seni yg sangat intelektual, mungkin Krn tema nya ttg Pangeran Diponegoro dan ada temuan sejarah yg baru yg di ungkap stlh dua abad dlm lukisan ini maka hal ini menarik utk di bahas tp yg jelas ini termasuk lukisan Maha Karya anak bangsa yakni JP Laa Manroe  & sebaiknya di koleksi oleh Pemerintah Indonesia Krn tdk ternilai lagi harganya, sulit di ukur dgn uang ..demikian ungkap B Sinaga.

Lain pula pendapat Seniman yg juga pengamat Seni yakni Boyz Smarty bahwa lukisan karya JP Laa Manroe yg dashyat ini seharusnya di koleksi oleh Ibu Megawati Sukarnoputri ( Ketum PDIP) atau Pramono Anung ( Mensekab), atau Letjend Prabowo Subianto ( Ketum Gerindra/ Capres)  atau  Ganjar Pranowo  / Capres, atau Aburizal Bakrie ( Tokoh Golkar), atau Hasyim ( adik kandung Prabowo ), atau  Yusuf Kalla ( Tokoh Golkar,), atau keluarga James Ryadi, atau keluarga Ciputra, atau Ahok ( komut Pertamina) atau Keluarga Salim dll karena mereka tokoh2 papan atas yg juga pencinta seni yg berkualitas.

Pada akhirnya kita bisa tahu bahwa luar biasa setelah +/- dua abad berlalu JP Laa Manroe dengan lukisan brilliant ini berhasil mematahkan teory / konsep Lukisan Nicolaas Pieneman & Raden Saleh perihal penangkapan Pangeran Diponegoro di abad 18 lalu..


----------00-----

Sabtu, 04 Juli 2020

Yongla Patria M Perlu RESUFFLE KABINET untuk menuju Stabilitas Politik, Ekonomi Hukum & Keamanan

 

Telah beredar dn menjadi Viral Video Presiden beberapa waktu yang lalu di mana Presiden Jokowi terlihat marah marah  tdk  puas dengan kinerja para Menteri nya sehingga Presiden menyatakan akan meniadakan kelembagaan yang di anggap tidak potensil serta akan merasuffle kabinet maka hal tersebut mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, tokoh, akademisi,politisi  dll,  Bahkan menurut para tokoh,akademisi,politisi dll bahkan bukan hanya di Level Menteri atau pejabat setingkat Menteri yang perlu di reshuffle tapi di tingkat Wakil Menteri atau Wakil di Lembaga setingkat Menteri bahkan di level esselon 1 dan eselon 2 juga perlu di putar.
 Sehubungan dengan hal tersebut Pengamat Ekonomi, Advokasi & kebijakan Publik Yongla Patria M yang juga Ketua Dewan Pendiri Forum Aktivis & Relawan Rekonsiliasi NasionaL (DPN -FAPREKEN) mendukung pernyataan Presiden tersebut,   memang ada kementerian atau Lembaga setingkat Kementerian yang pucuk pimpinannya mulai dari Menterinya sd level Eselon satu sd eselon dua nya perlu di resuffle mengingat kinerjanya belum bisa di rasakan secara nyata oleh masyarakat, demikian imbuh Yongla Patria M.
Perlu di ketahui juga FAPREKEN adalah Forum kumpulan dari berbagai Organisasi dan Relawan di mana ketua Dewan Pembina nya adalah Sukmawati Sukarnoputri yang punya hubungan  kedekatan dengan Pak Jokowi.   
Sejak terbentuknya Kabinet tahun lalu, bberapa masukan   saya sdh sampaikan secara terbuka kepada Presiden tentang perlunya Strategic Planning yang Detail, Time Targeting & Gol Achievment secara periodik, perlu adanya pembaharuan KPI ( Key Perfomance Indikator ),  Punish & Reward system yang transparan, SDM Management yang terbuka, bersih dan tidak korup, mengurangi beban beban pengeluaran yang tidak perlu ( Effesiensi ) dll  sehingga dari semuanya itu bisa terlihat mana saja Kementerian atau Lembaga Kementerian yang bagus kinerjanya dan achievement, sehingga hal inilah yang akan menjadi acuan Presiden dalam melakukan resuffle kabinet, demikian ungap Yongla Patria M.
 
Tambah Yongla Patria lagi sebaiknya disamping  bergulirnya “reshuffle “ ini ,  Presiden lebih fokus lagi pada sektor menumbuhkan Perekonomian Nasional   maka yang di perlukan adalah mencari terobosan pembaharuan ekonomi daripada kembali melakukan hutang yang akibatnya membebani fundamental ekonomi nasional yang akan di tanggung anak cucu cicit kita di masa yang akan datang. Salah satu contoh adalah Penyerapan anggaran, memang benar di perlukan penyerapan anggaran di sebuah kementerian namun dalam penggunaannya jika salah fokus maka hanya akan berbalik blunder menjadi beban anggaran secara nasional alias gagal, yang lain adalah stimulus ekonomi secara besar besaran sebaiknya di fokuskan untuk UMKM, rakyat kecil, mengatasi pengganguran, penambahan modal kerja para para pebisnis  kecil kecilan ( mikro )  dan stimulus jangan di arahkan banyak untuk Korporat artinya sedikit saja alokasi untuk korporat misalnya 20 % dari total anggaran stimulus tsb. Dan mungkin masih banyak terobosan terobosan lainnya yang tentunya tidak bisa saya sebutkan di sini, demikian ungkap Yongla Patria M.
Ketika ditanya  apakah resuffle kabinet di perlukan ?   Yongla Patria M selaku Ketua Dewan Pendiri Dewan Pimpinan Nasional Forum Aktivis Pergerakan dan    Relawan Rekonsiliasi NasionaL (DPN -FAPREKEN)  yang adalah Organisasi pendukung pak Jokowi dari mulai Gubernur sd Saat ini menjadi Presiden menyatakan perlu Resuffle  untuk menuju stabilitas politik, ekonomi, hukum & keamanan.
Lalu terkait  Kementerian mana atau lembaga setingkat Menteri mana yang layak di pertahankan para Boss nya atau wakil Boss nya, Yongla Patria M menyatakan beberapa Kementerian dan Lembaga setingkat Kementerian sdh baik kinerjanya dan layak di pertahankan  antara lain :    Menkopolhukam  Prof Dr Mahfud MD ,  Menhan  Letjend Purn Prabowo & wakilnya Wahyu Sakti Trenggono,  Kejagung  Dr ST Burhanuddin  SH MM & Wakilnya Dr Untung Arimuladi SH M.Hum,   serta yang perlu juga di apresiasi adalah Kinerja Ketua BP2MI Benny Rhamdani yang banyak membela kepentingan Pekerja Indonesia di Luar Negeri bahkan  Benny Rhamdani sangat tepat di jadikan Menaker, itulah beberapa Kementerian atau lembaga yang sangat layak di pertahankan oleh Presiden, demikian imbuh Yongla Patria M

 

                                   ---------------------000 -------------------

Senin, 03 November 2014

Artist/pelukis : Laa De Yonks, Title : Dead Flower, Size : 90 cm x 140 cm, oil on canvas, Price Rp. 27.500.000,- ( Sold ) / sdh terjual.

Title : Dead Flower, Size : 90 cm x 140 cm, oil on canvas, Price Rp. 27.500.000,-   ( Sold ) / Sudah terjual. 
Artist : Laa de Yonks. 

Laa De Yonks is an Multitalent Artist, proffesional master artist, As an Artist he has very good teknique in painting but he also the song writer and a mucisian.
Painting of Laa De Yonks have been collected by many art collectors . 
In a Statement a few year ago, Laa De Yonks stated that he admires Michelangelo, Paul Ruben, Amedeo Modigliani, Roy Lichtenstein, Mark Paul Van Hove, Affandi, Joko Pekik, JP Laa Manroe, Nyoman Masriadi, Affandi. 


 

Boyz Smarty, Title : Flower,media : Oil On canvas, Size 120 cm x 90 cm, Price Rp. 8.500.000,- ( Sold/ Terjual )

Lukisan ini di lukis dengan teknik Impresionist dengan menggunakan teknik palet dan dengan warna warna yang indah, bagus sekali, terasa kita seperti melihat bunga yang sedang menari nari.
Memang Boyz Smarty si pelukisnya sudah mempunyai pengalaman yang cukup banyak di dalam lukis melukis baik di dalam maupun di luar negeri.
Karya karyanya banyak di koleksi dan di sukai oleh para pencinta lukisan baik di dalam maupun di luar negeri.